Beberapa cerita tentang binatang di zaman Nabi Nuh As.

Sebentar lagi kita akan menginjak tanggal 10 muharam yang lazim dikenal dengan hari asyuro. salah satu peristiwa penting yang terjadi pada hari asyuro adalah hari diselamatkannya kapal Nabi Nuh As dari bencana banjir besar.

Umat Nabi Nuh merupakan salah satu umat yang memiliki karakter paling berani menghina Nabi-nya. Ketika umatnya sudah tidak bisa lagi diajak beriman kepada Allah SWT, maka Nabi Nuh pun berdoa kepada Allah agar segera menurunkan Adzab kepada umatnya. Maka Allah pun menyuruh Nabi Nuh untuk membuat sebuah kapal besar yang kelak akan menyelamatkan orang-orang beriman.

Setelah kapal siap, seluruh orang beriman naik ke atas perahu. Selain itu, hewan-hewan pun dinaikkkan untuk di selamatkan. Disinilah ada beberapa cerita dari hewan-hewan tersebut.

1. Ular

Sebelum ular naik ke atas kapal, ia harus berjanji pada Nabi Nuh agar tidak menggigit para penumpang. Ular pun berjanji dan ia menepati janjinya. Makanya kalo sekarang kita bertemu dengan ular, bacalah do’a “Salamun ala nuh fil alamin” (salamnya nuh bagi alam). Insya Allah dia tidak akan menggigit kerena dia dulu telah berjanji pada Nabi Nuh As.

2. Kucing dan Anjing

Didalam kapal juga dikeluarkan aturan agar tidak ada satupun hewan yang kawin di atas kapal. Pada waktu itu ada sepasang anjing yang kawin dilihat oleh kucing, lalu kucing pun melaporkan kepada Nabi Nuh mengenai perihal yag dilihatnya. Sejak saat itu anjing selalu marah tatkala bertemu dengan kucing.

3. Tikus

Pada saat berada diatas kapal, tikus mengigit tali kapal, dan hal ini jelas membahayakan keselamatan kapal. Maka bila kita melihat tikus, sunnah dibunuh.

4. Burung gagak

Ketika air sudah surut, Nabi Nuh memerintahkan burung gagak untuk melihat keadaan sekitar. Ternyata burung gagak tidak kembali karena dia malah tergoda dan terlena untuk memakan bangkai yang mati akibat bencana tersebut. Kalo ketemu burung gagak, sunnah dibunuh.

5. merpati

Karena burung gagak tidak kembali, maka nabi Nuh memerintahkan merpati untuk melihat keadaan sekitar dan melaporkannya kepada Nabi Nuh, Merpati pun melaksanakan tugasnya dengan baik, selama melaksanakan tugas merpati hinggap di lumpur sehingga kakinya menjadi berwarna merah. Setelah kembali, nabi Nuh memegang leher merpati sehingga terdapat tanda yang melingkar di lehernya sebagai tanda penghargaan dari Nabi Nuh As.

Wallahu A’lam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: