Usaha atau Nyari Duit?

ayo cari duit

ayo cari duit!

Apakah kita perlu berusaha untuk mencari duit? Bukannya rejeki sudah ditanggung oleh Allah SWT? (rejeki yang dimaksud disini adalah rejeki yang didapatkan dari hasil berusaha/bekerja). Ada beberapa pendapat mengenai hal ini

1.      Pendapat jabariyah

Menurut pendapat ini kita tidak perlu berusaha untuk mencari rejeki karena rejeki sudah ditanggung oleh Allah SWT. Mereka akan mengandalkan Allah dalam kehidupan mereka. Jadi mereka merasa tidak perlu bekerja untuk mencari rejeki. Dalil yang mereka gunakan adalah “La Haula Wala Quwwata Illa Billah” (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah)

2.      Pendapat Qadariah

Menurut pendapat ini manusia wajib untuk berusaha sekeras-kerasnya demi mendapatkan rejeki. Mereka percaya bahwa Jika kita berusaha lebih keras maka rejeki pun akan datang lebih banyak.  Mereka menganggap bahwa Allah tidak memiliki sangkut paut dengan banyak sedikitnya rejeki. Karena banyak sedikitnya rejeki menurut mereka ditentukan oleh keras tidaknya berusaha. Mereka berpegang pada dalil : “lahaa maa kasabat wa a’laihaa maktasabat” (Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya)

3.      Pendapat Ahlussunnah

Pendapat ini merupakan pertengahan dari kedua pendapat diatas. Usaha adalah salah satu sebab datangnya rejeki. Masalah hasil tergantung dari ketentuan Allah SWT karena rejeki bagi tiap-tiap makhluk sudah Allah tentukan. Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat bahwa banyak orang yang berusaha lebih keras tapi uang yang dihasilkannya lebih sedikit.

Pendapat yang benar adalah pendapat Ahlussunnah. Ketika kita bekerja untuk mendapatkan rejeki, kita harus berupaya dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi kita harus senantiasa ingat bahwa rejeki datang bukan semata-mata karena jerih payah kita sendiri, tetapi rejeki tersebut datangnya dari Allah SWT. Besar atau kecilnya rejeki yang kita dapatkan dari hasil bekerja harus kita syukuri karena hal tersebut sudah menjadi takdir kita. Ingatlah bahwa rido dengan takdir adalah surga dunia.

Setidaknya ada 3 niat yang harus dimiiki oleh orang yang akan bekerja mencari rejeki, diantaranya :

1.      Niat untuk menghidupi  anak istri

2.      Ingin dihindarkan dari sifat meminta-minta

3.      Ingin memberi tetengga-tetangga dekat jika ada kelebihan rejeki

Jangan lupa bahwa kita harus senantiasa menempuh jalan yang halal untuk mendapatkan rejeki. Tiap daging yang tumbuh dari makanan haram lebih utama di bakar di neraka. Nau’dzubillah. Jangan lupa juga memberikan hak fakir miskin dari rejeki yang kita dapakan. Bershodaqohlah, Insya Allah dengan shodaqoh takkan berkurang harta/rejeki kita.

Semangat mencari rejeki kang AJi.

Wallahu A’lam


One response to “Usaha atau Nyari Duit?

  • achmad mukhlis

    Rezeki memang datangnya dari Allah tetapi manusia tetap berusaha mencari rezeki, namun hasilnya yang di dapat besar atau kecil itulah yang kita harus terima dan perlu kita Syukuri dengan Ikhlas…amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: