musik pagi

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu , berkata ia, “Apabila engkau berada di sore hari, maka janganlah menunggu hingga pagi hari. Dan apabila engkau berada di pagi hari maka janganlah menunggu hingga sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al-Bukhari)

Pagi  ini mengawali hari dengan mendengarkan beberapa lagu nasyid yang telah cukup lama tak kudengar. Sejuk sekali rasanya hati ini. Ada lagu yang membuat hati ini teriris-iris, ada yang membuat kepalaku bergerak naik turun seperti melakukan gerakan senam pagi, ada lagu yang mengingatkanku pada seseorang yang menunggu saya (si belahan jiwa, engga tau siapa), ada lagu yang mengingatkanku pada hal-hal indah. Pokoknya pagi ini menjadi terasa lebih indah, merasa lebih dekat pada-Nya, lebih bersyukur pada karunia-Nya. Aku pikir memang music diciptakan untuk hal tersebut. Memberikan kedamaian jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya, bukan sebaliknya. Memang ada sebagian ulama yang mengharamkan music tanpa kecuali. Hmm.. tapi dalam benakku berpikir, bagaimana kalau dunia ini ada tanpa music, bukankah music memang lahir dari jiwa manusia? Kalo aku ngikut pendapat yag membolehkan dengan syarat. Ya, itu tadi, music yang membuat orang yang mendengarkannya semakin ingat pada Allah, Tapi aku tidak munafik, aku juga menyukai berbagai jenis music, hanya sebagai penikmat saja, kalo disuruh maen music kagak bisa, walaupun pernah waktu itu maen drum sekali-kalinya waktu ke studio sama saudara, maen recorder pas smp.

Do’aku pagi ini, semoga dosa-dosaku dan kedua orang tua, dihapuskan, semoga senantiasa diberikan kekuatan iman, dijauhkan dari perbuatan yang sia-sia, segera diberikan pekerjaan yang berkah, diberikan kekuatan untuk senantiasa konsisten bangun malam, dijauhkan dari sifat malas, dan diberikan kemampuan untuk menyempurnakan separuh agama (hehe). Kata ustad Yusuf Mansur, jika kita memiliki suatu keinginan, berdo’anya harus setiap waktu, sehari minimal 14 waktu, ga hafal juga waktunya, yang jelas tiap-tiap selesai shalat wajib dan shalat sunnah kita berdo’a. beliau juga mengingatkan agar kita senantiasa memperbaiki sholat kita, menyempurnakannya dengan shalat qobliyah dan ba’diah, berjamah ke mesjid bagi laki-laki, semoga aku bisa, berikan aku keuatan Ya Allah, aku mengingatkan diriku kembali bahwa Allahlah yang memberi kekuatan jika aku bisa bertakwa bukan semata-mata karena diriku, Jika aku tidak bertakwa dan lalai menjadi hamba-Nya, maka aku harus ingat bahwa Allah akan menyiksaku karena Allah Maha Adil.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: