Perbedaan

“Sejenak kupikirkan, ingin kubenci saja dirimu, namun sulit ku membenci” (MG)

Perselisihan merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan bagi semua orang. Banyak factor yang bisa menyebabkan orang berselisih. Biasanya orang berselisih karena adanya perbedaan, entah karena terjadi perbedaan pendapat, perbedaan pemahaman, perbedaan ideology, perbedaan agama, perbedaan organisasi, perbedaan tujuan, dan lain-lain. Perbedaan memang sesuatu yang tak bisa kita hindarkan ketika kita berinteraksi dengan manusia lain di tengah-tengah masyarakat. Tiap kepala isinya selalu berbeda dengan kepala yang lain dalam menyikapi setiap hal. Bahkan seringkali untuk urusan yang remeh temeh saja kita sulit mengambil keputusan bersama jika ada perbedaan.  Perbedaan bisa berakhir dengan perselisihan jika perbedaan itu tak disikapi secara bijaksana.

Untuk urusan tertentu yang menyangkut dua orang atau lebih, perbedaan yang ada mesti disatukan. Misal kalo kita jalan berdua ama sahabat,mau nonton bareng di bioskop, ternyata pas nyampe di bioskop, yang satu pengen nonton film action dan yang satu lagi pengen nonton film hantu. Jika kita ingin masih berkeinginan nonton bersama, maka perbedaan itu harus disatukan. Biasanya akan terjadi adu pendapat dulu dengan temen kita kenapa ingin menonton film tersebut.  Salah satu jelas harus mengalah alias ikhlas jika ternyata ia harus menonton film yang bukan pilihannya. Gapapalah, yang penting bisa nonton bareng, kita bisa jadi lebih akrab ama sahabat kita, itulah hikmahnya. Biasanya, makin besar suatu urusan khususnya yang menyangkut orang banyak, perbedaan pendapat sangat sulit disatukan sehingga dibutuhkan mekanisme musyawarah yang cukup memakan waktu. Di ranah yang lebih besar kita bisa melihat bagaimana anggota DPR harus bersidang berbulan-bulan untuk menetapkan undang-undang.

Ngomong-ngomong soal perbedaan, aku pun sedang merasa berbeda pendapat dengan seseorang. Entah sekarang kami berselisih atau tidak, aku tak tau pasti. Masalah kecil sebenarnya, namun entah kenapa untuk masalah ini aku tak mau mengalah dari dia. Walaupun masalah kecil, bagiku ini prinsip. Aku ingin sekali dia memiliki pendapat yang sama denganku. Jika memang dia punya pendapat yang sama denganku, aku ingin dia membuktikannya dengan tindakan nyata. Aku ingin dia merubah sikapnya. Tak perlu langsung 1800, setahap demi setahap tak masalah, yang penting ada komitmen untuk berubah. Namun yang kubaca sekarang adalah dia belum memiliki komitmen untuk berubah. Apakah diriku su’udzon atau tidak, aku tak tau,yang jelas aku Ingin sekali mendengar darinya kalimat “ia kak, aku akan mencoba untuk berubah dan akan berusaha mulai sekarang”. Aku memang tak bisa memaksa seseorang untuk berubah, tugasku hanya menyampaikan pendapatku agar ia bisa berubah menjadi lebih baik.

Aku sadar diriku masih belum bijaksana dalam menyikapi perbedaan. Masih kaya anak kecil, suka sensitive, hiks. Apalagi jika aku punya dasar yang kuat, aku tak akan mau mengalah. Ukuran baik atau buruk, hanya Allah yang berhak menentukan. Tapi kita sebagai manusia yang diberi akal yang bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk ketika sudah ada penjelasan yang datang pada kita.

Ya Allah maafkan hambamu yang hina ini.


One response to “Perbedaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: