kesadaran

Seringkali dalam hidup ini saya menjadi seorang penasihat bagi orang lain, entah itu teman dekat, teman baru, atau rekan kerja. Namun, saya sering mersasa belum pantas untuk menjadi orang yang memberi nasehat yang baik bagi orang lain karena secara sadar saya merasa masih banyak kekurangan yang ada dalam diri saya. Terasa sangat mudah rasanya mulut ini berteori ketika hendak mengingatkan orang lain, padahal sangat mungkin diri saya sendiri belum bisa melakukan hal2 seperti apa yang saya nasihatkan kepada orang lain. Memang beginilah mungkin perasaan seorang lulusan kaderisasi penyesalan, haha..

Saya hanya tidak ingin menjadi orang yang hanya nampak indah dilihat orang lain, dianggap sebagai orang baik, namun hatinya bisa jadi tidak demikian. Wahaha, dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya sudah banyak contoh yang mestinya bisa jadi pelajaran. Saya banyak mengagumi orang2 hebat, namun mereka mengecewakan saya karena dibalik tampilannya yang oke, tutur katanya yang baik, ternyata mereka semua adalah pengkhianat. Kejahatan mereka begitu besar. Tentu kita akan merasa sakit hati ketika dikhianati oleh orang yang kita percaya.

Allah memang Maha Baik. Ia banyak sekali menutup keburukan2 hamba-Nya. Namun sekali saja Ia berkehendak untuk membuka keburukan seorang hamba, maka bersiaplah menghadapi kehancuran wahai hamba yang hina. Bisa jadi itu adalah ujian yang Allah berikan kepadamu agar kamu segera memperbaiki keburukan2 yang kamu lakukan.

Semoga saya senantiasa terhindar dari segala keburukan-keburukan  yang dapat menjerumuskan manusia kedalam neraka. Teringat khutbah jumat kemaren, sang khatib memberi pesan kepada jamaah bahwa sebenernya untuk menjadi orang bertakwa itu sangat mudah. kita tidak perlu bersusah payah naik ke langit untuk menjadi orang yang bertakwa. Yang perlu kita lakukan hanyalah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Hmm, sangat mudah bukan? Yang menjadi berat bagi kita adalah godaan syetan yang akan terus menerus berusaha menggerus keimanan kita sampai akhir diri kita menutup mata. Sebenernya, godaan syetan itu amatlah lemah karena ia tidak bisa memaksa kita melakukan keburukan. Ia hanya menggoda, tidak bisa memaksa. Hanya imanlah yang dapat mengalahkannya. Jikalau kita benar2 menghayati apa itu iman, kita benar2 bisa percaya betul2 bahwa Allah benar2 ada, surga dan neraka memang benar2 ada. Niscaya kita akan takut untuk melakukan keburukan dan senantiasa berlomba-lomba berbuat kebaikan. Kebaikan dan keburukan begitu jelas diterangkan dalam Al-Quran dan sunnah-NYa. Kita tinggal memilih, mau melakukan apa?

Sekali lagi, contoh orang-orang yang celaka karena berbuat keburukan sudah banyak bertebaran di lingkungan kita. Bahkan seorang ustad keturunan ulama terkenal pun pernah memberi nasehat singkat kepada kemenakannya : “SDM” katanya. “Selamatkan diri masing2”. Mungkin nasihat ini terucap karena dia merasa dunia sudah gak karu2an. Orang2 sudah banyak yang tak mau mendengarkan nasihat yang baik. Agama hanya tercantum di KTP saja. Ajarannya peduli amat, yang penting gua bisa hidup senang.. Kadang suka mikir, saat ini lebih banyak orang yang baik apa orang yang jahat ya? Tapi yang jelas orang yang ga pernah sholat banyak loh, orang yang sholatnya ga tepat waktu juga sangat banyak, hahaha.. Astaghfirullah. Dunia2, kasian sekali dikau jika diisi oleh mayoritas orang2 yang tak mempedulikan ajaran Allah dan RosulNya..

Ayo2, kita balik ke judul ji, Kesadaran,, Yap, sadarlah. Kesadaran adalah langkah awal perubahan perlilaku. Kesadaran adalah matahari yang akan memberi cahaya jalan hidup ini, kesadaran adalah bumi yang memberikan ketenangan dan kedamaian. Lebih mudah kita bercincong ria memberi nasehat kepada orang lain agar mereka menjadi sadar daripada menyadarkan diri sendiri. Semoga kita tidak demikian. Aamiin..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: